Thursday, April 12, 2012

Prosedur Pendirian PT




PROSEDUR PENDIRIAN PERSEROAN TEBATAS
 BERDASARKAN UU NO. 40/2007 


A.    SYARAT-SYARAT PENDIRIAN PT

  1. Pendiri Perseroan
a. Jumlah Pendiri minimal 2 (dua) orang.
b.Pendiri harus Warga Negara Indonesia kecuali pendirian PT yang dimaksud adalah dalam rangka fasilitas Penanaman Modal Asing (PMA).
c.Para pendiri pada saat perseroan ini didirikan yaitu saat Pembuatan Akta Pendirian PT harus menjadi Pemegang Saham didalam Perseroan.
d.Para pendiri juga dapat diangkat sebagai salah satu pengurus baik sebagai Direktur atau Komisaris dan jika Anggota Direktur atau Komisaris lebih dari satu orang maka salah satu dapat diangkat menjadi Direktur Utama atau Komisaris Utama.

  1. Nama Perseroan Terbatas
a.Mengingat pemakaian PT tidak boleh sama atau mirip sekali dengan Nama PT yang sudah ada maka yang perlu siapkan adalah 2 atau 3 pilihan nama PT, usahakan nama PT mencerminkan kegiatan usaha anda.
b.Sebelum akta dibuat Notaris akan melakukan pengecekan terlebih dahulu untuk mengetahui Nama PT tersebut bisa gunakan atau tidak
c.Jika bisa sebaiknya langsung melakukan pemesanan untuk menghindari nama tersebut akan digunakan oleh pihak lain.
d.Pemakaian nama Perseroan Terbatas diatur oleh Peraturan Pemerintah No.26 tahun 1998 tentang Pemakaian Nama Perseroan Terbatas.
e.Kedudukan perseroan harus berada di wilayah Republik Indonesia dengan menyebutkan nama Kota dimana perseroan melakukan kegiatan usaha sebagai Kantor Pusat.

  1. Maksud & Tujuan Serta Kegiatan Usaha
Setiap perseroan yang didirikan dapat melakukan kegiatan usaha yang sama dengan perseroan lain atau berbeda, bersifat khusus atau umum sesuai dengan keinginan para pendiri perseroan. Namun ada beberapa bidang usaha yang hanya bisa didirikan dengan ketentuan modal tertentu sesuai dengan peraturan yang mengatur kegiatan usaha tersebut.

  1. Modal Perseroan
a.Perseroan Terbatas harus memiliki modal dasar minimal Rp. 50.000.000,- (limapuluh juta) kecuali ditentukan lain oleh Undang-undang atau Peraturan yang mengatur tentang pelaksanaan kegiatan usaha tertentu di Indonesia.
b.Dari modal dasar tersebut minimal 25% (duapuluhlima persen) atau sebesar Rp. 12.500.000,- (duabelasjuta limaratus ribu) harus sudah ditempatkan dan disetor penuh pada saat akan mengajukan permohonan Persetujuan Menteri Hukum dan HAM RI.
c. Pemegang saham untuk pertama kali adalah Pendiri Perseroan jumlahnya minimal 2 (dua) orang, jadi anda tentukan sendiri berapa jumlah modal yang ditempatkan dan disetor oleh para pendiri perseroan.

  1. Pengurus Perseroan
a.Jumlah pengurus dalam perseroan minimal 2 (dua) orang, satu sebagai Direktur dan satu lagi sebagai Komisaris.
b.Jika jumlah pengurus lebih dari 2 (dua) orang, misalnya yang akan menjadi Direktur ada 2 dan Komisaris 1 orang, maka salah satu Direktur diangkat menjadi Direktur Utama begitu juga jika komisaris ada 2 orang maka salah satu diangkat menjadi Komisaris Utama.
c.Dalam hal ini pendiri perseroan dapat diangkat sebagai Direktur atau Komisaris atau mengangkat sesorang menjadi Direktur atau Komisaris didalam Perseroan.

  1. Jangka Waktu Berdirinya Perseroan
Dalam hal ini anda selaku pendiri dapat menetapkan Jangka Waktu Berdirinya Perseroan selama 10 tahun, 20 tahun atau lebih atau bahkan tidak perlu ditentukan lamanya artinya berlaku seumur hidup.

B.     PROSES  PENDIRIAN DAN PERIZINAN PT

  1. Persiapan (Konsultasi, Pengisian Formulir Pendirian PT dan Surat Kuasa)
a.Konsultasi diperlukan untuk mengetahui ruang lingkup pendirian PT, biaya dan cara pembayaran, prosedur dan persyaratan yang dibutuhkan untuk pendaftaran dan perizinan serta berbagai aspek terkait dengan kegiatan usaha yang akan dilaksanakan perseroan.
b.Persiapan dilakukan oleh para pendiri peseroan dengan mengisi formulir dan surat kuasa pendirian PT.

  1. Pemeriksaan Formulir, Surat kuasa dan Pengecekan Nama PT
a.Pemeriksaan formulir dan surat kuasa dilakukan untuk memastikan kebenaran data yang disampaikan.
b.Pengecekan dilakukan untuk mengetahui Apakah nama perseroan yang anda pilih sudah dimiliki perusahaan lain atau belum, jika belum nama tersebut langsung bisa didaftarkan oleh NOTARIS melalui SISMINBAKUM. Jika nama perseroan sudah dimiliki, maka anda harus mengganti dengan nama yang lain.
c. Persyaratan;
1) Melampirkan asli Formulir dan Surat Kuasa Pendirian
2) Melampirkan copy KTP para pendiri dan pengurus
3) Melampirkan copy KK pimpinan perusahaan (pesero aktif/direktur perseroan)
d. Lama Proses; 1 (satu) hari kerja setelah Formulir & Surat kuasa diterima

  1. Pendaftaran dan Persetujuan pemakaian nama PT
a.Proses pendaftaran dilakukan oleh Notaris untuk mendapatkan Persetujuan dari Instansi terkait (Menteri Hukum dan HAM RI) sesuai dengan Undang-undang No. 40 tahun 2007 tentang PT dan Peraturan Pemerintah No. 26 Tahun 1998 tentang “PEMAKAIAN NAMA PERSEROAN TERBATAS”
b.Lama Proses Persetujuan; 5 (lima) hari kerja setelah permohonan diajukan

  1. Pembuatan Draft/Notulen Anggaran Dasar PT
a.Draf/Notulen anggaran dasar dibuat berdasarkan informasi yang dibuat oleh para pendiri perseroan didalam Formulir pendirian PT dan Surat Kuasa.
b.Lama proses; 1 (satu) hari kerja setelah permohonan diajukan

  1. Pembuatan Akta Pendirian PT oleh Notaris yang berwenang
a. Proses pembuatan Akta Pendirian dilakukan setelah Nama PT disetujui
b.AKTA PENDIRIAN PT akan dibuat dan ditandatangani oleh NOTARIS yang berwenang dan dibuat dalam bahasa Indonesia sesuai dengan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang “PERSEROAN TERBATAS”
c. Lama Proses; 1 (satu) hari kerja setelah permohonan diajukan
d.Persyaratan : melampirkan Copy KTP Pendiri Perseroan dan Copy KTP Pengurus jika berbeda dengan Pendiri Perseroan

  1. Surat Keterangan Domisili Perusahaan
a.Permohonan Surat Keterangan Domisili diajukan kepada Kepala Kantor Kelurahan setempat sesuai dengan Alamat Kantor perusahaan berada, sebagai bukti keterangan/keberadaan alamat perusahaan,
b.Lama Proses; 2 (dua) hari kerja setelah permohonan diajukan
c. Persyaratan lain yang dibutuhkan :
1)    Copy Kontrak/Sewa tempat usaha atau bukti kepemilikan tempat usaha
2)     Surat keterangan dari pemilik gedung apabila bedomisili di gedung perkantoran
3) Copy PPB tahun terakhir sesuai tempat usaha untuk perusahaan yang berdomisili di RUKO/RUKAN

  1. Nomor Pokok Wajib Pajak dan Surat Keterangan sebagai Wajib Pajak
a.Permohonan pendaftaran nomor pokok wajib pajak diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak sesuai dengan keberadaan domisili perusahaan.
b.Lama Proses NPWP; 2 (dua) hari kerja setelah permohonan diajukan
c.Lama Proses SKT wajib pajak; 2 (dua) hari kerja setelah permohonan diajukan
d.Persyaratan lain yang dibutuhkan : Bukti PPN atas sewa/kontrak tempat usaha bagi yang berdomisili di gedung perkantoran

  1. Pengesahan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia
Permohonan ini diajukan oleh Notaris kepada Menteri Hukum dan HAM RI untuk mendapatkan pengesahan ANGGARAN DASAR PERSEROAN (AKTA PENDIRIAN) sebagai Badan Hukum PT sesuai Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang PERSEROAN TERBATAS

Title: Prosedur Pendirian PT; Written by M.ZAMUJI; Rating: 5 dari 5

No comments:

Post a Comment